Rabu, 12 Februari 2014

Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan ROUND 1...

first thing at the first meeting is... gw ga masuk kelas pak Amril gara2 banjir.. sebenernya gw takut juga ga masuk.. tapi daripada motor gw berubah jadi kapal selam, mending gw bawa balik ke kandangnya lagi aja..

pertemuan ke-2, tanggal 11 Februari 2014. setelah tidak kebagian introduction part of class, materi langsung dimulai.. materinya :

-MANAJEMEN PEMASARAN-

apakah "marketing" itu?? "what is marketing"??

A SOCIAL AND MANAGERIAL PROCESS BY WHICH INDIVIDUALS AND GROUPS OBTAIN WHAT THEY NEED AND WANT THROUGH CREATING AND EXCHANGING GOODS AND SERVICES WITH OTHERS
"sebuah proses sosial dan managerial dimana individu-individu dan kelompok-kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui produksi dan pertukaran produk/barang dan nilai/jasa dengan orang lain"


inti yang di dapat dari statement diatas adalah :

TUJUAN marketing :
"individuals and groups obtain what they NEED and WANT"
" individu-individu dan kelompok-kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan"
- seorang di bidang marketing harus mengerti tentang apa yang orang-orang inginkan dan/atau butuhkan melalui penelitian mengenai pemasaran hasil produksi/jasa, dan memenuhi kebutuhan dan keinginan individu-individu atau kelompok-kelompok tersebut melalui proses creating dan exchanging dan kemudian dipergunakan untuk meningkatkan penjualan dengan cara memperbaiki hasil produksi untuk pemenuhan keinginan dan kebutuhan yang lebih lanjut dari pasar.
 PERBEDAAN ANTARA 'NEEDS' DAN 'WANTS'
Needs (kebutuhan) adalah segala sesuatu hal yang harus dipenuhi saat itu juga, dibutuhkan dalam jangka waktu dekat dan sifatnya relatif mendesak. memiliki "state of felt deprivation" (keadaan seorang individu merasakan bahwa ada sesuatu yang harus segera dipenuhi)
Wants (keinginan) adalah segala sesuatu hal yang pemenuhannya merupakan sebuah tindak lanjut dari kebutuhan sebagai manifestasi dari aktualisasi diri, pengaruh rasa ingin tahu, dan budaya. 

 KEGIATAN marketing:
"CREATING and EXCHANGING"
 - kegiatan yang dilakukan dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan pasar meliputi memproduksi dan mempertukarkan barang (produksi dan distribusi).

PRODUK kegiatan marketing :
Product includes items such as tangible goods, services, ideas, people, and places.
"produk meliputi segala sesuatu seperti barang, jasa, ide, orang, dan tempat"
contoh :
barang, jasa, ide : konsumen membayar untuk mendapatkan barang, jasa atau ide.
orang : seorang mahasiswa mendaftar ke Universitas Negeri A demi belajar kepada Prof. Dr. X, M.Xx
tempat : konsumen membayar untuk menggunakan tempat dalam waktu yang ditentukan dan disepakati dalam jangka waktu tertentu.

"GOODS and SERVICES"
 kegiatan creating dan exchanging yang dilakukan oleh marketing dilakukan terhadap 2 hal :
GOODS (produk barang) : sesuatu yang bersifat real/tangible (dapat terindera ; diperhatikan, diambil, digunakan, atau dikonsumsi sebagai pemuas kebutuhan) atau dapat terlihat berupa wujud fisik.
SERVICES (produk nilai / jasa) sesuatu yang tidak dapat terlihat secara langsung berupa bentuk fisik. keberadaannya dapat terukur secara tidak langsung dan perlu didukung oleh fasilitas yang memadai.

ALASAN dipelajarinya Marketing:
Demi berkembang dan majunya sebuah usaha, seorang pengusaha harus memiliki:
- fokus kepada customer.
- mempunyai komitmen ber-marketing
- berusaha untuk memahami dan memberikan kepuasan kepada customer
- motivasi dalam organisasi untuk membuat nilai lebih pada produk anda, dan tetap mengutamakan kepuasan pelanggan

Karena alasan itulah marketing harus dipelajari agar memahami dan dapat memiliki apa yang seharusnya dimiliki oleh seorang pengusaha/marketing manager.

KONSEP Marketing:
- Value : Nilai
- Satisfaction : memuaskan diri sendiri dan orang lain
- Quality : kualitas
- Exchange : pertukaran

PHILOSOPHY OF MARKETING (filosofi dalam pemasaran) :
dalam melakukan pemasaran, baik barang maupun jasa, perusahaan memiliki filosofi pemasaran yang dibagi menjadi 5:

1. Production Concept
perusahaan yang menganut filosofi production concept atau konsep produksi memiliki pola pikir pengembangan kegiatan organisasinya dengan memperhatikan cara produksi, jumlah produksi, lokasi produksi, dan lainnya yang berhubungan dengan "kegiatan" produksi. barang yang di produksi berjumlah relatif banyak dengan harapan dapat memangkas biaya produksi dan melakukan penjualan dengan intensitas pemasukan yang tinggi.

2. Product Concept
berbeda dengan konsep pertama, perusahaan yang berpegang teguh pada product concept atau konsep produk  sangat berhati-hati dalam memproduksi barang/jasa. perusahaan dengan product concept cenderung akan memproduksi barang dengan kualitas terbaik walaupun memiliki nilai jual yang amat tinggi dan memiliki target pasar yang tidak besar namun memiliki prestise tinggi. perusahaan meyakini bahwa konsumen memiliki sifat mencintai produk dengan kualitas terbaik walaupun harus mengorbankan lebih banyak uang untuk mendapatkannya. contoh: salah satu mobil produksi Fexxxri di produksi oleh perusahaan produksi mobil tersebut dengan hanya berjumlah 499 unit di seluruh dunia dengan kisaran harga diatas 16 miliar Rupiah.

3. Selling Concept
konsep ini berkeyakinan bahwa konsumen membeli barang atau jasa karena barang atau jasa tersebut memiliki nama yang terkenal atau iklan yang intensitasnya cukup tinggi.

4. Marketing Concept 
konsep pemasaran memiliki pernyataan bahwa pencapaian sasaran organisasi tergantuk pada penentuan kebutuhan dan keinginan pasar, pertimbangan-pertimbangan mengenai lingkungan pemasaran, lokasi, keadaan geografis, cuaca, keadaan budaya pasar, dll.

5. Social Marketing
perusahaan harus menganalisis kebutuhan dan keinginan serta minat pasar dan memahami bahwa kepuasan yang sebenarnya yang diinginkan oleh pasar jauh lebih baik dari pesaingnya. oleh karena itu, perusahaan berusaha untuk mengambil hati masyarakat/konsumen dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan yang bernilai sosial baik di iklannya maupun tindak lanjut dari pembelian yang dilakukan oleh konsumen. perusahaan menawarkan peningkatan kesejahteraan konsumen dan masyarakat melalui pembelian produk yang ditawarkan kepada pasar. 
contoh : 1L = 10L (AxxA Air Minum Dalam Kemasan), gerakan cuci tangan dengan sabun (Lifexxxy) dan banyak perusahaan lainnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar